Kebebasan Financial

Dalam beberapa tahun belakangan, industri pariwisata di Banyuwangi memang sedang sangat berkembang. Berbagai destinasi wisata berhasil menarik banyak wisatawan lokal maupun mancanegara. Salah satunya adalah wisata hutan bernama De Djawatan, yang secara visual tampak mirip seperti Hutan Fangon yang ada di film Lord of The Rings.

Baca : Wisata Ratu Boko Yogyakarta

Keberadaan wisata hutan De Djawatan ini sekaligus menunjukkan bahwa Banyuwangi mempunyai destinasi waisata yang sangat beragam, bukan hanya sekadar gunung dan pantai. Tempat ini juga menjadi solusi bagi para pencinta film Lord of The Rings supaya tidak perlu jauh-jauh melancong ke Selandia Baru untuk merasakan sensasi hutan seperti di dalam film.

Wisata Kekinian Banyuwangi

Wisata Hutan ini tepatnya terletak di Desa Benculuk, Kecamatan Cluring. Keunikan dari hutan ini adalah karena adanya pohon trembesi. Sebagai informasi, De Djawatan ternyata termasuk dalam hutan lindung milik Perhutani KPH Banyuwangi Selatan. Menariknya, lokasi ini telah jadi Tempat Penimbunan Kayu (TPK) hasil dari hutan Perhutani di kawasan Banyuwangi Selatan sejak zaman penjajahan Belanda silam.

Luas lahannya memang hanya 3,8 hektar dan jumlah pohon unik trembesinya pun tidak banyak, yaitu hanya sekitar 50 pohon. Tapi tentunya ada pula ratusan pohon lain yang membuat lokasi ini asri. Walau keunikan pohon trembesi itulah yang menjadi daya tarik utama tempat ini. Puluhan pohon berukuran besar itu diketahui merupakan peninggalan dari zaman Belanda yang masih hidup sampai sekarang.

Dengan lokasinya yang unik itulah maka banyak pengunjung yang memanfaatkan momen untuk berfoto dan dibagikan ke media sosial. Kalau istilah sekarang, hutan De Djawatan ini sangat ‘Instagramable’. Nah, belum terlalu tereksposnya tempat ini oleh masyarakat umum membuat alamnya masih terasa asri dan bersih. Semoga ini bisa terus dijaga, ya.

Saat ini, hutan De Djawatan tentunya sudah bukan hanya sekadar hutan. Oleh karena sudah menjadi salah satu destinasi wisata di Banyuwangi, beberapa fasilitas umum pun dibangun. Anda tidak perlu khawatir soal toilet hingga tempat ibadah. Beberapa wahana pun dibangun demi menambah keseruan para wisatawan yang datang di hutan yang sejuk ini.

Nah, untuk bisa masuk ke area hutan De Djawatan, Anda hanya perlu merogoh kocek Rp 2.000,00 saja untuk tiketnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here