Misteri Gunung Lawu, Antara Fakta dan Misteri

0
364
Misteri Gunung Lawu, Antara Fakta dan Misteri
Misteri Gunung Lawu, Antara Fakta dan Misteri
Kebebasan Financial

Wisata Jawa Tengah Gunung Lawu terletak di perbatasan Propinsi Jawa Timur dan Jawa Tengah. Gunung dengan ketinggian 3.265 meter diatas laut ini adalah Gunung tertinggi ke 6 di Pulau Jawa. Gunung ini tidak luput dari legenda kerajaan Majapahit dan memiliki kesan angker.

Jika berkunjung ke Solo cobalah untuk meluangkan waktu ke pinggiran Kota Karanganyar, dikaki Gunung Lawu sebelah barat, disini kita bisa menikmati keindahan gunung lawu sekaligus juga berwisata sejarah peninggalan kerajaan Majapahit.

Selain jalur pendakian cemoro sewu dan cemoro kandangyang umum dijadikan pintu pendakian, disisi lereng sebelah barat gunung lawu, terdapat satu pintu jalur pendakian lainnya dan bagi sebagian orang pendakian melaui jalur candi cetho ini merupakan jalur pendakian spiritual, karena umumnya bagi pengunjung yang ingin melakukan pertapaan akan melalui jalur ini.

Savana atau Bubulak Peperangan
Savana atau Bubulak Peperangan

Baca juga : Misteri Gunung Merapi

Jika kita melewati jalur pendakian ini (candi cetho) maka kita akan melewati berbagai lokasi yang disakralkan, yaitu Candi Cetho dan Candi Kethek. Bagi sebagian masyarakat percaya dan yakin, bahwa kedua bangunan ini merupakan gerbang utama untuk ke kerajaan alam ghaib.

Fakta dan misteri apa saja sih tentang wisata Jawa Tengah Gunung Lawu

Keyakinan masyarakat akan keberadaan kerajaan alam ghaib, tentunya tidak terlepas dari sejarah tentang kerajaan Majapahit, berikut ini fakta dan misteri yangg menyelimuti gunung lawu

  1. Prabu Brawijaya V

Prabu Brawijaya V adalah Raja terakhir Kerajaan Majapahit. Sebelum meredupnya Kerajaan Majapahit, Prabu Brawijaya pergi menyendiri dan menghilang di atas puncak Hargo Dalem, ditemani oleh 2 orang abdi dalemnya yaitu Dipa Menggala dan Wangsa Menggala. Sebab Prabu Brawijaya V memutuskan untuk menghilang adalah karena beliau mendapatkan petunjuk bahwa Kerajaan majapahit akan meredup dan cahaya akan berpindah ke Kerajaan Demak, yaitu Kerajaan putranya yang bernama Raden Fatah.

Kompleks Candi Cetho
Kompleks Candi Cetho
  1. Jalak Gading

Banyak pendaki yang sudah pernah mendaki Gunung Lawu bercerita bahwa mereka menemui burung jalak gading di area jalur pendakian menuju puncak. Oleh warga sekitar wisata Jawa Tengah Gunung Lawu, burung tersebut dipercaya adalah jelmaan dari Kyai Jalak yaitu Wangsa Menggala.

  1. Macan

Dipercaya bahwa seekor macan yang sering muncul di Gunung Lawu ini adalah makhluk gaib. Melihat kemunculan macan ini dipercaya sebagai pertanda buruk. Tetapi juga ada yang berpendapat bahwa melihat kemunculan macan ini adalah sebagai pertanda baik, biasanya persepsi ini dipercaya oleh orang – orang yang sedang ngilmu di Gunung ini. Saat ritual satu suro, biasanya banyak peziarah yang datang dengan alasan pesugihan ataupun jodoh. Kemunculan macan ini dipercaya sebagai pertanda baik.

  1. Warna Hijau

Jika di Pantai Selatan anda dilarang mengenakan pakaian berwarna hijau, hal tersebut berlaku juga jika anda mendaki gunung ini. Hal tersebut dikarenakan warna hijau adalah warna pakaian Nyi Roro Kidul. Jika anda mengenakannya, sama saja anda mengundang makhluk – makhluk halus untuk menemani anda.

  1. Rombongan berjumlah ganjil

Jika anda mendaki, sebaiknya jangan membawa rombongan dengan jumlah ganjil. Hal ini dikarenakan akan ada makhluk gaib di Gunung Lawu wisata Jawa Tengah yang menyusup ke dalam rombongan anda.

Jalur pendakian melaui Candi cetho  ini bisa dibilang masih sangat asri, bersih dan alami dibandingkan dengan jalur pendakian lainnya. Dengan track tanah gembur dan vegertasi yang masih rapat, kita akan mendapatkan nuansa pendakian yang sangat berbeda.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here